Mengkudu
(Jawa: pace, kemudu, kudu); cengkudu (Sunda), kodhuk (Madura), wengkudu
(Bali) berasal daerah Asia Tenggara, tergolong dalam famili Rubiaceae.
Nama lain untuk tanaman ini adalah Noni (bahasa Hawaii), Nono (bahasa
Tahiti), Nonu (bahasa Tonga ), ungcoikan ( bahasa Myanmar) dan Ach
(bahasa Hindi),Tanaman ini tumbuh di dataran rendah pada ketinggian 1500
m. Tinggi pohon mengkudu mencapai 3-8 m, memiliki bunga bongkol
berwarna putih. Buahnya berwarna hijau mengkilap dan memiliki
totol-totol. Secara keseluruhan mengkudu merupakan buah makanan bergizi
lengkap. Zat nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti protein, viamin, dan
mineral penting, tersedia dalm jumlah cukup pada buah dan daun
mengkudu. salah satu mineral yang terdapat pada mengkudu merupakan
antioksidan yang hebat. Terpenoid. Zat ini membantu dalam proses
sintesis organic dan pemulihan sel-sel tubuh. Zat anti bakteri.Zat-zat
aktif yang terkandung dalam sari buah mengkudu itu dapat mematikan
bakteri penyebab infeksi, seperti Pseudomonas aeruginosa, Protens
morganii, Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, dan Escherichia
coli. Zat anti bakteri itu juga dapat mengontrol bakteri pathogen
(mematikan) seperti Salmonella montivideo, S . scotmuelleri, S . typhi,
dan Shigella dusenteriae, S . flexnerii, S . pradysenteriae, serta
Staphylococcus aureus. Scolopetin. Senyawa scolopetin sangat efektif
sebagi unsur anti peradangan dan anti-alergi.Sumber: kaskus.us
Tidak ada komentar:
Posting Komentar